Kendati dengan perkembangan teknologi dan liberalisasi, kaum hawa SulTeng Tengah menghadapi peran yang terus beragam. Mereka berkontribusi pada macam sektor, mulai dari agrikultur hingga pendidikan dan obat-obatan, namun sering bergelut dengan hambatan seperti akses yang sempit terhadap sekolah berkualitas, keterbatasan ekonomi, serta tradisi sosia